Scroll untuk baca artikel
Top banner Example 325x300
BeritaInternasional

Serangan Houthi dan Dampaknya Harga Minyak Kembali Naik

944
×

Serangan Houthi dan Dampaknya Harga Minyak Kembali Naik

Share this article
Example 468x60

HFANEWS.COM – Harga minyak naik karena ketegangan di Timur Tengah menyusul serangan Houthi terhadap kapal-kapal di Laut Merah.

Meskipun keputusan Angola untuk keluar dari OPEC menimbulkan pertanyaan mengenai keefektifan kelompok tersebut dalam mendukung harga.

Example 300x600

Minyak mentah berjangka Brent pada Jumat naik 92 sen, atau 1,2 persen, menjadi 80,31 dolar AS per barel pada 1445 GMT. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 1,02 dolar AS atau 1,4 persen menjadi 74,91 dolar AS per barel.

BACA JUGA : Strategi Menghadapi Tekanan, Peningkatan Resiliensi Ekspor Indonesia di Masa Depan

Baik Brent dan WTI berjangka berada di jalur untuk naik lebih dari 4 persen dalam satu pekan ke depan. Didukung meningkatnya risiko geopolitik karena serangan Laut Merah dan potensi gangguan pada operasi pengiriman.

Semakin banyak perusahaan pengiriman yang menghindari Laut Merah karena serangan-serangan Houthi ke kapal-kapal komersial yang diduga memiliki hubungan dengan Israel.

Kelompok yang didukung Iran itu mengatakan serangan-serangan tersebut sebagai respons atas perang Israel di Gaza.

Perusahaan ekspedisi raksasa Maersk dan CMA CGM mengatakan mereka akan mengenakan biaya tambahan terkait pengalihan rute kapal.

Serangan-serangan tersebut menyebabkan gangguan melalui Terusan Suez, yang menangani sekitar 12 persen perdagangan dunia. Harga minyak juga turun setelah Angola mengumumkan akan keluar dari OPEC. (hf/dvd)

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *