Scroll untuk baca artikel
Top banner Example 325x300
BeritaEkonomi

IHSG Dibuka Melemah, Saham AMMN, BBNI dan BREN Masih Tetap Menguat

132
×

IHSG Dibuka Melemah, Saham AMMN, BBNI dan BREN Masih Tetap Menguat

Share this article
Example 468x60

BUMNPOST.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke level 7.244,36 pada awal perdagangan Selasa (9/7/2024). Di tengah pelemahan ini, saham berkapitalisasi jumbo seperti AMMN, BBNI, dan BREN masih tetap menguat.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mencatatkan pelemahan sebesar 0,09% atau 6,6 poin menuju posisi 7.244,36. Pada awal perdagangan, indeks komposit dibuka di level 7.251 sempat menyentuh level 7.262 setelah pembukaan.

Example 300x600

Tercatat, sebanyak 172 saham menguat, 159 saham menurun, dan 199 saham bergerak di tempat. Adapun kapitalisasi pasar atau market cap berada pada level Rp12.446,88 triliun. Dari jajaran saham berkapitalisasi pasar jumbo, terpantau saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) dibuka menguat sebesar 1,80% menuju level Rp11.300 per lembar.

Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih mengatakan IHSG diperkirakan bergerak mixed pada rentang 7.170 – 7.300 pada perdagangan hari ini. Menurutnya, ada sejumlah sentimen yang akan mempengaruhi pergerakan indeks.

Posisi tersebut disusul oleh saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang membukukan penguatan sebesar 0,86% menuju level Rp4.710. Adapun saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) naik 0,74% ke posisi Rp10.250 per lembar.

Di sisi lain, saham PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) mengalami koreksi sebesar 1,34% menuju Rp18.400. Penurunan itu diikuti saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang dibuka melemah sebesar 1,30% menjadi Rp3.040 per saham.

Adapun top gainers dihuni oleh saham IPO, yakni PT Gunanusa Eramandiri Tbk. (GUNA) yang naik 34,67% ke level 202, dan saham PT Superior Prima Sukses Tbk. (BLES) meningkat 21,14% ke Rp298. Adapun saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) naik 15.79% ke Rp220.

Baca Juga: Harga Bitcoin Menguat Sebesar 2,57% di Level US$56,830.65

Selanjutnya, penghuni saham paling boncos atau top losers adalah PT Intanwijaya Internasional Tbk. (INCI) yang merosot 8,06% ke level Rp570. Sementara itu, saham PT Indo Boga Sukses Tbk. (IBOS) turun 7,94% menuju Rp116 per saham.

Dari dalam negeri, IHSG terkoreksi mengikuti pergerakan bursa Asia, seperti indeks Hang Seng dan Nikkei 225. Aksi profit taking juga terjadi setelah indeks menguat dalam 3 hari beruntun.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) melaporkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) periode Juni 2024 berada di level 123,3 atau lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 125,2. Secara keseluruhan, IKK periode Juni 2024 berada pada level optimis yang ditopang oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). (bp/dvd)

 

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *